Handmade itu apa? Kenapa harus beli handmade?

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Misalkan sobat sekalian telah bekerja, sudah memiliki penghasilan yang cukup untuk membeli apapun, termasuk segala jenis makanan enak di restoran mewah, kemudian suatu hari sobat ingat betapa sobat telah lama tidak merasakan masakan rumah, masakan ibu tercinta yang… hmm… tidak bisa dibandingkan dengan masakan manapun.

Padahal ketika kita makan di rumah, tidak ada label mewah, penyajian ala kadarnya, ambien dalam dapur yang penuh dengan sisa asap kompor, dan hal sederhana lainnya, namun kita tetap yakin bahwa masakan ibu sangatlah spesial.

Saya rasa seperti itulah produk handmade. Dalam lini usaha apapun, produk handmade memiliki kisah yang sama seperti masakan yang ibu sajikan. Ada passion, antusiasme, dan cinta yang tercurah.

Sisi seberangan dari handmade adalah barang mass product atau kita biasa bilang barang pabrikan. Dua-duanya bisa berkualitas sangat bagus atau jelek, tergantung banyak faktor, misalnya bahan baku dan skill pembuatnya.

Lalu apakah produk handmade selalu bagus? tidak selalu.
Apa produk pabrikan itu jelek? tidak juga.

Jadi apa kelebihan handmade? Well, berikut ini adalah sedikit sharing-an ide dari saya:

  1. Ada cinta di dalam produk handmade.
    Seperti analogi masakan ibu tadi, ada rasa yang tercurah, semangat dalam produk handmade. Pastilah beda dengan hasil karya pekerja pabrikan yang digaji-kadang sangat-rendah dan dicambuk oleh target/oplah setiap harinya.
  2. Tidak mainstream.
    Produk handmade dibuat dalam jumlah sangat kecil, bahkan khusus dibuat hanya satu piece untuk satu pelanggan. Jadi tidak perlu khawatir akan berpapasan dengan produk kembaran dalam suatu acara.
  3. Unik.
    Bagi yang bermodal besar, mereka bisa membuat butik atau galeri seni. Bagi yang bermodal kecil, hanya sanggup memberi label handmade. Padahal barang butik maupun handmade, keduanya sama-sama unik, berkualitas, dibuat dalam jumlah sangat terbatas, dengan cara khusus dan eksklusif.
    Ketika membeli di butik atau di galeri seni, sobat membeli sebuah produk plus diharuskan menyumbang biaya sewa ruangan, listrik, maintenance, gaji pegawai yang cantik-cantik, dan lain-lain. Namun ketika sobat membeli barang dari artisan kecil, anda membeli kebahagiaan dan doa dari mereka.
  4. Lebih tahan lama.
    Misalkan dalam usaha tas, bagi orang awam, mungkin tidak mengerti apa itu jarak jahitan. Tetapi kalau sobat mau memperhatikan produk masal yang harganya murah, jarak jahitannya biasanya lebar, tidak ada jahitan kunci atau jahitan balik. Hasilnya tentu jahitannya mudah lepas/dedel. Beda dengan barang handmade yang sangat detail memperhatikan jarak jahitan juga kunci jahitan.
    Bahan baku produk masal biasanya juga kurang bagus. Secara kasat mata memang terlihat cantik, namun jangan heran kalau dalam beberapa kali pemakaian sudah mulai rusak.
    Standar kualitas banyak artisan handmade adalah barang itu harus bagus dan nyaman, seolah-olah barang itu akan dipakai sendiri. Jadi rasanya tidak mungkin kan sobat membuat barang yang jelek untuk diri sendiri?
  5. Ada kebanggaan.
    Ada teman menyampaikan ke saya, “kalau tidak sanggup membeli yang branded, ya mending handmade, engga mau ah pakai yang KW”. Dan saya sangat setuju dengan hal itu.
    Kita tidak bisa membandingkan barang handmade dengan barang branded yang sangat bagus sekalipun. Karena handmade dengan segala kekurangan dan kelebihannya, memiliki rasa dan kisah yang tidak dimiliki barang-barang branded.
    Masih ingat kan istri PM Singapura yang menenteng pouch kain sederhana waktu hadir menemui First Lady Amerika? Tidak ada Birkin Himalayan Croco, Chanel, atau Louis Vuitton. Hanya sebuah dompet kain kecil bermotif dinosaurus berwarna biru yang dibuat oleh seorang penyandang autisme. Dan itu menuai banyak pujian. Yah, memang ada kebanggaan dari tas handmade.
    Lalu tas kw? Ah sudahlah…
  6. Menghidupkan usaha kecil.
    Usaha handmade adalah salah satu titik terang dan solusi dari membanjirnya produk-produk asing dengan harga bantingan. Ketika para pengusaha besar mendapatkan untung dari usahanya, mereka akan menambah koleksi mobil mewah, istana mewah, atau istri baru yang juga mewah… Eh?! hehe.
    Sedangkan pengusaha handmade yang kecil menggunakan keuntungan untuk membantu biaya hidup keluarga tercinta. 🙂

Sementara itu dulu sedikit cerita tentang produk handmade ini. Semoga bermanfaat.

Salam,
Miko.

Advertisements

Silahkan sampaikan komentar sobat...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s