Membuat Rak Kain

Seminggu kemarin merupakan hari yang melelahkan bagi saya. Sudah lama saya ingin membuat rak kain buat menampung timbunan linen dan kanvas yang cakep-cakep. Tapi saya tidak ingin meletakkannya di dalam lemari yang tertutup. Inginnya kain-kain itu bisa dilihat terus, selain sebagian memang barang koleksi, biar gampang juga kalau mau produksi tas-tas handmade saya. hehehe

Lalu mulailah pikiran melanglang buana, tidak pernah bisa tenang kalau apa yang saya inginkan belum kesampaian. Dan saya harus memaksa diri untuk gerak dan mengerjakan proyek ini. Bermodalkan gergaji elektrik dan bor, saya membuat rak kain dari bahan multiplek 15mm.

Harga multiplek beragam ternyata, berbeda setiap tokonya. Harus selektif dan pintar nawar. Minimal datangilah tiga toko bangunan untuk mendapatkan perbandingan harga terbaik. Agar tidak terjadi seperti saya, asal beli saja dan kena harga 225 ribu untuk satu lembar multiplek tebal 15mm, luasnya 122 x 244 cm. Padahal saya cek harga di internet, pasarannya masih 185 ribu. T___T

Tapi ya sudah lah, kalau sudah beli, jadi gak angen-angen lagi. Dan saya bisa mulai mengurai isi kepala dan dijadikan bentuk baru, rak kain!

IMG_0125

Banyak pertanyaan dari teman-teman saya tentang rak ini, misalnya:

  • raknya kuat gak pakai triplek gitu?
    • Kuat banget. Lebih kuat dari merk olymp*c bahkan dari raknya Hasan (adik) yang beli di IK*A.
  • Bikinnya dipaku?
    • Gak bisa kalau dipaku doang, dilem kayu dan pakai skrup. Paku buat pegangin sementara, biar enak pas di skrup. Kalau pakai skrup gak bakal goyang-goyang.
  • Alatnya lengkap ya, bisa bikin begituan?
    • Sebenarnya yang paling penting cuman gergaji, palu, dan obeng. Saya pakai mesin bor cuman agar bisa dipakai buat mutar skrupnya. Karena capek kalau hanya pakai obeng. Kalau mau bikin rak yang kecil-kecil saja, pakai obeng pun jadi! 🙂
  • Tripleknya beli yang langsung putih gitu?
    • Enggak. Itu di cat sendiri. Hehehe
  • Habis berapa untuk bikin rak ini?
    • Habisnya banyak! *cry*
      Multiplek 15mm habis 2 lembar (@ Rp225,000,-), multiplek 9mm habis 2 lembar (@125,000,-), cat + thinner + plamir + skrup + amplas + dll habis sekitar 150rb. Jadi total 850 ribu belum termasuk tenaga kerjanya. Hahaha
      Mending beli jadi? Ya, bisa… monggo. Tapi saya beli lemari yang harga segitu itu cuman dapat yang biasa, yang seminggu kemudian berjamur. Dan yang ini jelas lebih kuat, mau dinaikin orang juga kuat.
      Tetapi yang lebih penting adalah saya bisa menumpahkan satu kegelisahan seni saya. Yang kalau dipendam terus, akan menghantui saya sendiri. 😛
  • Buka order gak?
    • Tidaaaakkkkkkkk… capek bikinnya. Heuheu…
      Sekarang aja masih kerasa pegelnya. Paling capek itu ngasih plamir, ngamplas dan ngecat. Pegel tangan euy…

Kira-kira seperti itu kesibukan minggu kemarin, hasilnya worth all the fatigue!!! Pas di post di laman fb, banyak yang apresiasi… senangnyaaaa… smg menginspirasi, smg tidak dinilai sbg riya’… *cry*

Dan inilah penampakan hasil akhirnyaaaa… Semoga makin produktif melahirkan karya-karya handmade khas Miko.

Sewing room

*fyi : mostly handmade.
– pegboard, rak gantungan tas, rak kain, blackboard, rug, cushion, lukisan, buku KOPISS, tempat benang, totebag kotak-kotak (salah satu produk Handmade by MIKO.), dll itu bikin sendiri lho… 😀

Advertisements

3 thoughts on “Membuat Rak Kain

    • Miko says:

      Banyak banget emang mba. Kalau dana cukup mending beli yang circular saw aja mba drpd yang elektrik kaya punya saya.

      Circular saw itu yang mata gergajinya bundar kayak gear sepeda. Untuk motong dia lebih gampang di arahin, bisa lurus banget.
      Kalau yang elektric saw kayak punya saya itu mata gergajinya panjang pipih kayak stik eskrim. Buat motong lurus butuh perjuangan dan harus terbiasa. Hehehe…

      Keunggulang electric saw bisa motong lengkung. Buat bikin lingkaran lebih memungkinkan.
      Kalau circular menang lurus banget aja dan lebih cepat motongnya karena kekuatannya lebih oke.

      Beratnya sama aja si, ga beda jauh. Harganya doang yang agak beda. Sy beli di Ace Hardware, yang electric saw itu sekitar 500 apa 600 gitu ya.. lupa. Merk Krisbow. 🙂

Silahkan sampaikan komentar sobat...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s