Mister Jaguar

Pernah ada teman saya yang bilang saya ini seperti kutu loncat. Kesimpulan teman itu didasarkan pada track record saya yang sering pindah instansi/perusahaan tempat bekerja. Sekarang muncul lagi celetukan yang sama karena saya pindah hobi. Hahaha…

Well, sebenarnya hobi saya selalu sama dari dulu hingga sekarang. Menjahit bukan hal baru bagi saya. Meski saya bukan ahli sama sekali, tetapi jaman SMA dulu sudah pernah bikin tas selempang buat sekolah. Pernah juga jahit kemeja, tetapi dibantu Bapak untuk membuat pola dan memotongnya. Saya tinggal jahit saja.

Sewaktu di Tanjungpinang, Bintan, ketika saya ikut Bulik saya, saya juga cukup akrab dengan mesin jahit walau cuman menjahit untuk betulin celana sobek, memotong jins kepanjangan, atau membuat sprei untuk tetangga. Intinya kalau masih jahit yang lurus dan tidak banyak pola, saya bisa.

Lalu sekarang, setelah sebelumnya menumpuk alat-alat seduh kopi, saya nekat mengeluarkan uang untuk membeli mesin jahit. Tujuannya sih ingin membuat produk yang bisa saja jual. Karena peluang usaha kreatif-online cukup terbuka luas. jadi saya ingin membuka ember rejeki saya, mudah-mudahan Allah membantu. 🙂

Mesin jahit saya adalah Jaguar 596 yang saya pinang dari Toko Aneka Mesin Jahit. Saya tahu keberadaan toko ini setalah baca artikel dari mbak Rethia di blog post ini.

Saya sangat awam dengan mesin jahit, apalagi mesin jahit portabel yang penuh dengan fitur-fitur baru dan pola jahitan yang bermacam. Ketika sampai di depan toko AMJ tersebut saya tidak tahu jenis mesin apa yang akan saya beli. Saya melihat ada sepasang pelanggan dan seorang mbak-mbak yang sedang mendengar ‘kuliah’ singkat dari bapak pemilik toko. Saya langsung saja mendekat dan ikut mendengar.

Saya lupa bertanya nama bapak itu, beliau sangat energik dan berapi-api dalam menjelaskan. Saya katakan saya selama ini hanya terbiasa pakai mesin jahit tradisional dan sama sekali awam dengan mesin jahit modern. Lalu beliau menjelaskan dan berkali-kali menyatakan “saya ini demokratis” yang artinya si bapak tidak akan mengarahkan pembeli untuk memilih satu jenis produk tertentu. Tetapi beliau lebih memberi pemahaman tentang plus minus dari setiap merk mesin jahit.

Kalau sobat datang ke toko AMJ, sobat akan dikasi beberapa lembar kertas berlaminating yang salah satunya berisi kategori-kategori mesin jahit. Namun jangan difoto ya? Kata bapaknya tidak boleh. 🙂

Ada beberapa kategori, dari A, B, C+, C, D (kalau tidak salah ingat). A adalah yang paling bagus, harganya juga yang paling mencekik. Selain kertas-kertas itu ada banyak kertas lain yang ditempel di dinding-dinding toko yang berisi info berkaitan dengan pertanyaan umum para pembeli, misal penjelasan tentang mesin Heavy Duty yg ternyata cuman gimmick pemasaran aja. Hehehe
Maksudnya, mesin yang berhak menyandang gelar Heavy Duty itu hanyalah mesin kelas industrial yang mana pada mesin tersebut terdapat pelumasan yang kontinyu pada bagian mesin tertentu. Kalau mesin kelas rumahan, kekuatannya hampir sama apapun merknya.

Ini Sedikit ilmu yang saya dapat dari toko AMJ:
– Heavy Duty hanya gimmick pemasaran.
– Casing besi bukan jaminan mesin tersebut bagus. FYI: di Amerika dan Eropa tidak boleh ada impor mesin jahit rumahan yang memakai casing besi. Karena mesin jahit rumahan meletakkan dinamo di dalam mesin. Beda dengan mesin industrial yang ada di luar mesin. Dinamo ini bisa menghasilkan induksi listrik yang tentunya berbahaya kalau sampai bocor ke casing besi.
– Piston adalah jantung dari mesin jahit. Carilah mesin yang memakai piston logam. Ada beberapa mesin yang memakai piston plastik. Ini kurang recommended.
– Letak bobbin atas atau bawah ada plus minusnya. Tapi saya lupa bagaimana menjelaskannya. Yang pasti bobbin atas tidak lebih unggul daripada bobbin bawah.
– Semua mesin kategori B (menurut bapak AMJ) semua sudah memakai teknologi boxfeed. Mesin kategori bawahnya kebanyakan memakai teknologi oval feed. Bedanya boxfeed menghasilkan jahitan yang rapi dan kuat. Menghindari kerutan dan jahitan longkap-longkap.

Itu sedikit yang saya tangkap dari bapak AMJ. Jangan harap bapaknya lelah menjelaskan, khawatir saja sobat lelah mendengarkan. Dan sobat bisa bertanya apapun (literally apapun) ttg mesin jahit. Kemudian setelah membeli dan melakukan transaksi, sobat akan diajari cara menggunakan mesin plus praktek menjahit pada bidang kain kecil-kecil yang memang sudah disediakan di sana.

In the end, saya meminang Jaguar tipe 596 (kategori B).
Ini di luar budget banget. Tapi biarlah, mudah-mudahan saja hasilnya bisa lebih besar.

Nah, ini dia si Mister Jaguar di pojok jahit saya. Mari berkarya… yang baik dan bermanfaat tentunya. 🙂

jaguar 03

Advertisements

20 thoughts on “Mister Jaguar

  1. Dini says:

    Maaf, Gan, mau nanya. Waktu beli Jaguar 596 ini apa sellernya ada kasih informasi tentang kekuatan mesin? Maksudnya, kuat untuk dipakai beberapa jam sehari. Saya lagi bingung, tadinya mau beli Janome 8077 atau Janome My Style 5027 LE, tapi baca2 postingan tentang Jaguar 596 jadi galau mau beli Janome atau Jaguar. Dengan harga yg hampir mendekati 5jt-an, type Janome yg saya pilih tadi masih mechanical. Siapa tau dengan budget yg sama saya bisa dapat mesin computerized, tapi tangguh. Hehe…

    • Miko says:

      Sy kurang mengerti jenis yg mechanical atau yg computerized, juga belum pernah nyoba yang lain. Pengalaman sy pakai Jaguar ini cukup puas, sy biasa jahit yang tebal2 untuk membuat tas. Jahit bahan kanvas, linen, denim/jeans, bahkan jahit kulit asli (kambing) dengan ketebalan 1,6 mm masih lancar. Jahit kulit sintesis dengan ketebalan 2 x 2mm (yup, kulit sintesis dijahit dua lapis) pun masih sama lancar. 🙂

      • Dini says:

        Hmm, gitu ya? Berarti Jaguar 596 recommended ya? Oke deh, Gan, makasih bgt untuk infonya. Oia, mechanical itu mesin jahit portable. Si Koko yang jualnya bilangnya pake istilah mechanical. Hehe…

        • Miko says:

          Kalau saya bilang recommended banget. Semua karya saya lahir dr si mister ini. Mari berkunjung ke IG saya: @handmadebymiko.
          Wkwkwkwkwk… *promosi

  2. Miko says:

    Maaf mba sy baru buka blog, jadi baru bisa balas.

    Sepatu bawan aslinya cuma satu sepatu standar aja mba. Tapi yang dpt dari tokonya: sepatu free motion buat quilting, sepatu buat kelim/neci, sepatu buat kancing baju, sama sepatu buat motif2 (persis sepatu standar/biasa tapi tengahnya ada cerukannya).

    Itu aja mba. hehehe…

  3. Novie says:

    Wah suka banget dengan cerita Om Miko .. jadi pengen beli deh yg spt itu , Btw klo Om Miko gunain jaguarnya buat jahit2 tas , harusnya buat jahit baju makin oke dong yaaa 🙂
    Trm ksh ya Om buat sharingnya …

    • Miko says:

      Itu namanya pegboard. Saya bikin sendiri, ada sharingan saya di blog ini.
      Kalau beli jadi bisa ke Ace Hardware, tapi besi. Kalau yang kayu papan kayak punya saya di facebook teman saya ‘sugarland craft’ ada jual.

  4. Fufu says:

    Hai mas miko… and then finally i have jaguar 377
    Kata kokohnya yg 596 dia lg kosong…
    Kalo ditanya kenapa beli jaguar artikel nya mas miko ini salah satu alasannya 😄
    Semoga bs menghasilkan banyak karya yaa..

    • Pit says:

      Hai mbak (?l atau mas ?
      Saya mau bertanya tentang garansi jaguarnya… Garansi toko atau resmi mbak?

      Buku panduannya dalam bahasa Indonesia?

      Terimakasih sebelumnya…

      *Saya komentar karena takut pertanyaan saya yg dibawah nggak dibales hehehee

  5. Pit says:

    Halo mas Miko, saya mau bertanya tentang mesin jahit ini. Bagaimana keadaannya sekarang mas? Apakah masih baik? Pernah sakit nggak mas?

    Saya tertarik dengan mesin jahit jaguar, karena rata2 review yang pergi ke AMJ direkomendasikan untuk memiliki jaguar. Namun saya khawatir dengan tempat reparasi dan sulitnya mencari sparepart. Kalau boleh tahu, garansi untuk jaguar ini garansi toko atau garansi dealer? Karena saya cari di internet juga tidak ada yg mencantumkan bahwa mereka delaer resmi jaguar.

    Terimakasih sebelumnya mas Miko…

Silahkan sampaikan komentar sobat...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s