Booksigning

Masih tentang histeria novel baru, sebagaimana yg dialami oleh para penulis manapun, pasti ada aja yang minta tanda tangan. Nah saya pun demikian.
Setelah novel saya terbit banyak sekali respon terutama dari teman-teman dekat yang ingin segera pesan buku itu lewat saya, plus tanda tangan tentunya. Saya pikir tanda tangan doang kurang seru, saya akhirnya mikir buat nambahin lukisan kecil dari kopi.
Pesanan pertama datang dari Tanjungpinang, 2 buah buku untuk Mbak Ayu dan Kak Ana. Saya gambarin aja deh putra putri mereka. Lalu saya post hasilnya di facebook, instagram, path, sampe twitter (anak sosmed banget ya?). Dan hasilnya… Teman yang lain pada sukak dan pesen.

IMG_6133-0.JPG

Akhirnya dalam beberapa hari saja buku yg saya pesan sendiri sebanyak 25 buah habis bis bis… (Harus pesan lagi untuk memenuhi pesanan buku berikutnya…)


Sebenarnya gambar saya biasa-biasa saja. Media kertas yg amat tipis, ruang halaman yg sempit, banyaknya order yang harus dipenuhi bikin saya sedikit ngaco ngelukisnya. Ya emang masih belajar juga sih. Maaf ya teman, yg penting kan ada tanda tangan dari artisss… Hwahahahahaaa…
Sekarang pesanan masih banyak, bahkan saya sedikit membatasi karena saya sedang berusaha belajar. 😀

Nah, bagi yang belum baca novel saya “KOPISS” bisa segera beli di toko buku terdekat. Yuk ikutan merasakan perjuangan Qiana dan teman-temannya untuk meraih mimpi-mimpi mereka lewat sebuah kafe kecil yang bernama KOPISS.
And beware… KOPISS ini penuh dengan aroma kopi. Manis dan bikin nagih!

Advertisements

Silahkan sampaikan komentar sobat...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s